🌃 Kecelakaan Alat Berat Tambang
Liputan6com, Konawe Kepulauan - Emak-emak di Desa Roko-roko Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan membuat heboh di dalam hutan. Dengan berani, dia seorang diri meneriaki aparat yang mengawal alat berat dalam sebuah kebun yang terlihat mirip lahan perusahaan tambang, Selasa, 9 Juli 2019.
TimReskrim Polres Banggai menyegel 2 unit alat berat karena aktivitas tambang batu belum ada izin resmi, ungkap Kapolsek Luwuk AKP Candra. Setelah beberapa jam memblokade jalan, warga akhirnya
melibatkanmesin dan alat-alat berat yang dapat menjadikan potensi bahaya bagi para pekerja. Potensi-potensi bahaya ini sangat 1 Maret 2014, diketahui data kecelakaan kerja di Pertambangan PT Mifa Bersaudara dari tahun 2013 sampai akhir Febuari 2014 adalah sebagai berikut: Tabel 1.1. Data Kecelakaan Kerja PT Mifa Bersaudara Meulaboh No
Discovershort videos related to kecelakaan alat berat di tambang on TikTok. Suggested accounts. selenagomez. Selena Gomez. 41.1M. followers • 129 videos
Alatalat ini digunakan untuk menunjang proses pertambangan mulai dari pembukaan tambang, pembuatan jalan, penggalian serta pengakutan bahan tambang menuju ke proses berikutnya. Jenis alat berat ini pun bermacam-macam disesuaikan dengan aplikasinya, seperti untuk pengangkutan, penggalian dan sebagainya.
AlatBerat sering digunakan untuk membantu proses pengerjaan berbagai macam proyek. Misalnya saja pada pembangunan gedung, atau pembukaan lahan baru untuk pertambangan. Alat berat ini memberikan banyak manfaat untuk mempercepat proses kerja, namun terkadang terjadi kecelakaan kerja akibat alat berat ini. Kelalaian merupakan salah satu faktor terbesar
Purnomomenjelaskan korban dievakuasi menggunakan alat berat dengan ekstra hati-hati. Baca juga: Nahas Anggota TNI di Jombang, Tewas dalam Kecelakaan Saat Berangkat Kerja "Evakuasi mempertimbangkan kondisi bagian atas batu gunung yang retak, selain itu juga menghindari jasad korban agar tidak tersangkut backhoe," ungkap Purnomo.
DozerD11 yang terguling. Jakarta, OG Indonesia -- Kecelakaan kerja kembali terjadi di tambang milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua. Dilaporkan 1 orang tewas dan 1 orang lagi mengalami cedera berat. Dikabarkan, kecelakaan terjadi di tambang terbuka Grasberg di mana 1 unit dozer D11 terguling di Bench 1 yang mengakibatkan 1 operator
Mulaidari peristiwa kecelakaan di wilayah pertambangan Bangko Barat, Muara Enim pada Februari 2020 lalu. Saat itu, korban Hartono meninggal akibat tergilas belt conveyor di wilayah IUP PT Bukit Asam (PT BA). Satu diantaranya, operator alat berat PC 400 bernama Federik Hansen Sagala, tertimbun dan baru ditemukan dua bulan kemudian sekitar
IndonesiaRaih Juara Ajang Kecelakaan Tambang MIREC 2019 di Malaysia. Malaysia baru saja mengadakan pergelaran kompetisi MIREC 2019 “First Malaysia International Rescue Extrication Challenge”. Ajang tersebut diadakan di Sunway Velocity Mall, Kuala Lumpur yang berlangsung pada 18-19 Juli 2019 diikuti oleh tujuh negara.
Merekamenyisir lokasi yang dijadikan aktivitas PETI di 6 titik pada pagi hingga sore hari. Pada tengah malamnya, petugas melakukan penyisisiran ke titik ke 7 di Desa Tambak Ratu dan berhasil menemukan 1 unit alat berat yang diduga digunakan pelaku PETI. Lihat Juga: Jelang Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Begini Persiapan RSUD Sungai Bahar.
Misalnyasaja pada pembangunan gedung, atau pembukaan lahan baru untuk pertambangan. Alat berat ini memberikan banyak manfaat untuk mempercepat proses kerja, namun terkadang terjadi kecelakaan kerja akibat alat berat ini. Kelalaian merupakan salah satu faktor terbesar terjadinya kecelakaan kerja akibat alat ini. Beberapa kelalaian yang sering
HrJxYuV. Kompas TV regional berita daerah Kamis, 22 Desember 2022 1704 WIB Dua karyawati operator alat berat di tambang nikel PT Gunbuster Nickel Industry GNI Morowali Utara tewas saat insiden kebakaran tungku Smelter 2 PT GNI Sumber Humas DPRD Morut MOROWALI UTARA, - Diduga akibat Kelalaian kerja utamanya dalam keselamatan kerja karyawan, dua karyawati operator alat berat di tambang nikel PT Gunbuster Nickel Industry GNI Morowali Utara tewas saat insiden kebakaran diduga akibat ledakan tungku di smelter dua milik Kamis pukul dini hari 22/12/2022. Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdi Mastura diminta untuk tidak menutup mata terhadap peristiwa kecelakaan kerja yang kerap terjadi di area pabrik tambang nikel PT Gunbuster Nickel Industry di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Morut, Muhammad Safri usai mendatangi PT GNI beberapa waktu lalu. Safri mendesak Gubernur Rusdi agar bertindak tegas dalam menyikapi kasus kecelakaan kerja di PT GNI yang telah menelan korban jiwa sejumlah karyawannya. “Gubernur sudah pasti mendengar kabar peristiwa yang terjadi di PT GNI dan ini bukan sekali dua kali. Olehnya itu, beliau tidak boleh menutup mata. Ini masalah serius, pemprov harus bertindak tegas dalam menyikapinya. Nyawa manusia sudah melayang dimana mereka selama ini,” tegas Safri. Wakil Ketua DPW PKB Sulteng tersebut juga meminta Disnaker Provinsi Sulawesi Tengah untuk segera turun ke lapangan melakukan investigasi terhadap peristiwa kecelakaan kerja tersebut. Safri mengungkapkan saat mendatangi PT GNI, pihaknya menemukan aktivitas kerja karyawan di area pabrik tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri Kesehatan dan Keselamatan Kerja APD K3 “Jadi memang saya lihat kemarin, keselamatan karyawan kurang diperhatikan disini. Untuk APD K3 yang seharusnya disiapkan oleh perusahaan itu malah karyawan yang harus beli. Tolong Disnakertrans provinsi untuk segera turun melakukan investigasi mengingat banyak masalah-masalah ketenagakerjaan yang terjadi di PT GNI,” beber Safri. Safri meminta pihak aparat penegak hukum harus berani untuk ikut melakukan pengusutan di PT GNI. Dirinya menilai tidak tertutup kemungkinan polisi bisa menemukan sejumlah aturan aturan yang telah ditetapkan pemerintah namun tidak diterapkan oleh pihak perusahaan, ini kecelakaan yang terus berulang terjadi dan tingkat kecelakaan di Sangat tinggi “Saya kira Aparat Penegak hukum harus turun tangan mengusut kasus kecelakaan kerja di PT GNI. Jika polisi jeli, bisa saja mereka menemukan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan. Saya kembali ingatkan Pemprov dan Aparat Penegak hukum bahwa ini adalah bom waktu tidak boleh dianggap sepele. Jika tidak ditangani secepatnya maka tidak tertutup kemungkinan akan ada korban-korban jiwa lainnya,” pungkasnya Sementara itu, pihak PT GNI belum berhasil dikonfirmasi media ini. Akses media ke perusahaan asal China tersebut memang kurang lancar. PT GNI masih enggan membuka diri dengan publikasi media, apalagi sifatnya mengkritik atau menyoroti kebijakan dan aktivitas perusahaan. tambangnikel PTGNI smelterterbakar Sumber Kompas TV Makassar BERITA LAINNYA
TANA PASER – Sungguh nahas nasib seorang pekerja tambang batu bara di Kabupaten Paser, karyawan subkontraktor bernama Aliyas Wiranata 56 alami kecelakaan saat bekerja hingga meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi pada 13 Mei 2022 lalu, berada di lahan konsesi Kendilo Coal Indonesia KCI yang telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan Khusus IUPK, di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Diketahui korban merupakan karyawan subkontraktor PT Paser Buen Kesong PBK, sebagai operator alat berat jenis D85E-SS atau Bolldozer, warga Kecamatan Tanah Grogot. Baca juga Kecelakaan di Kaltim, 2 Pengendara Motor di Bontang Tabrak Pot Bunga Jatuh Terlempar Tak Sadar Diri Kakak korban, Saodah menyampaikan bahwa ayah 3 anak itu meninggal akibat terkena benturan keras pada bagian penggerak unit undercarriage. Kala itu, unit yang biasa korban operasikan mengalami perbaikan. "Diduga karena kecelakaan kerja, kami juga tidak menyangka bisa seperti itu. Kami diceritakan oleh mekanik yang waktu itu memperbaiki alatnya, sedih pastinya namun mau bagaimana lagi," kata kakak korban Saodah mengikhlaskan. Pihak keluarga juga telah mengikhlaskan kepergian korban, namun Saodah mengaku khawatir atas masa depan ketiga orang anak saudaranya itu. "Kasihan anak-anaknya jadi yatim piatu, ibunya terlebih dulu meninggal, kemudian bapaknya. Terus bagaimana kehidupan mereka nanti, sekolah dan tempat tinggalnya," luap Saodah. Baca juga Kecelakaan di Kaltim, Dua Pria Tewas Alami Kecelakaan Tunggal di Jalan Poros Tenggarong-Samarinda Dijelaskan, keluarga besar korban beserta kerabatnya juga telah melakukan mediasi dengan pihak perusahaan pada 4 Juni 2022 lalu. Namun, belum ada realisasi atas kesepakatan yang telah dilakukan. Dengan adanya kejadian itu, dikatakan Saodah, keluarga beserta kerabatnya telah melakukan mediasi dengan pihak perusahaan pada Kamis 4/6/2022 lalu. Tapi hingga kini belum ada itikad baik dari hasil kesepakatan saat mediasi berlangsung. "Kemarin sudah ada mediasi, namun belum ada tindaklanjutnya seperti apa. Kami sabar saja, yang penting kami jangan dibuat khawatir," beber Saodah. Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Paser, Madju Simangunsong mengaku belum menerima laporan atas peristiwa tersebut. Baca juga Kecelakaan Maut di Kalsel, 2 Pemuda Berboncengan Tewas Saat Ingin Menyalib Motor di Depan "Sampai saat ini kami belum terima laporan secara resmi, dengar pun belum. Kalau ada kejadian biasanya ada laporan, itu menyangkut pengawasan, kalau kita menangani masalah hak," terangnya. Meski demikian, Disnakertrans Paser memastikan akan melakukan koordinasi dengan pihak provinsi menyoal peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi. “Kalau ada peristiwa kecelakaan kerja, itu merupakan ranah pengawas, sementara bagian pengawasan ada di Disnakertrans Provinsi," sebutnya. Kewenangan daerah, kata Madju menindaklanjuti peristiwa tersebut setelah menerima hasil laporan dari Pengawas Ketenagakerjaan. "Untuk pemeriksaan dan investigasi kasus akan ditangani Provinsi, kalau kita setelah proses itu dilakukan. Jadi kita koordinasi dulu ke Provinsi," tutur Kadisnakertrans Paser. * Artikel ini telah tayang di dengan judul Pekerja Tambang di Paser Tewas Akibat Kecelakaan Kerja, Korban Tinggalkan 3 Orang Anak.
Tips Keselamatan Mengoperasikan Alat Berat di TambangTips Mengoperasikan Alat Berat Tambang – Dalam bekerja di proyek industri, seperti di pertambangan sangat diperlukan alat berat untuk memudahkan pekerja agar selesai tepat waktu. Namun di balik penggunaan alat berat tersebut, terkadang banyak kendala yang terjadi. Agar terhindar dari kendala tersebut, terdapat beberapa aspek yang penting untuk diperhatikan ketika mengoperasikan alat berat, di antaranya prosedur pengoperasian alat berat, aspek keselamatan dalam bekerja, keahlian dan pengetahuan yang dimiliki operator, sampai pemeriksaan dan pemeliharaan alat di bawah ini beberapa tips bagi kamu operator tambang yang mengoperasikan alat berat agar selamat dan terhindar dari kecelakaan Melakukan Survey Area KerjaSebelum mengoperasikan alat berat, pastikan supervisor telah melaksanakan pengamatan dan inspeksi di area kerja di pertambangan serta mengkomunikasikan rencana kerja kepada seluruh anggota yang terlibat. Pastikan semua anggota telah mendapatkan izin kerja dalam melaksanakan pekerjaan di area tersebut. Hal yang tak boleh terlupakan adalah memastikan area kerja telah aman dari kemungkinan kondisi lingkungan yang memicu bahaya. Melakukan Persiapan Sebelum Mengoperasikan Alat Berat Periksa kondisi serta kelayakan alat berat dengan menyesuaikan formulir pemeriksaan. Apabila menemukan kerusakan, segera laporkan dan lakukan perbaikan. Untuk menghindari operator tergelincir ketika akan menaiki alat berat, selalu bersihkan anak tangga dan pegangan dari minyak, lumpur, maupun kotoran lain yang menyebabkan permukaannya licin. Pentingnya Safety Sign Ketika Mengoperasikan Alat Berat Pastikan kamu telah memeriksa sekeliling area kerja, khususnya jika kemungkinan terdapat pekerja lain atau alat berat lain, dapat membunyikan klakson sebagai tanda sebelum kendaraan bergerak. Pastikan radio komunikasi alat berat dalam keadaan aktif selama bila tidak tersedia radio, kamu dapat menggunakan sinyal tangan spotter. Di sinilah pentingnya safety sign berwujud poster sebagai panduan memahami isyarat tangan spotter. Safety poster dapat dipasang di area kerja sehingga pekerja dapat memahaminya dengan baik. Parkirkan Kendaraan setelah Mengoperasikan Alat Berat Setelah menggunakan alat berat untuk bekerja, parkirkan alat berat di lokasi dengan permukaan datar dan aman. Sebelum meninggalkan alat, sebaiknya bersihkan kabin operator terlebih dahulu sambil mengamati panel indikator. Sekali lagi, periksa kembali semua sistem pengaman yang terdapat pada alat berat dan pastikan alat berat dalam kondisi aman. Jika pekerjaanmu telah berakhir, bisa langsung serahkan kunci kontak alat berat pada dia beberapa tips untuk kamu yang bekerja sebagai operator pertambangan. Pekerjaan menggunakan alat berat memiliki risiko kecelakaan sangat tinggi, maka dari itu dengan menerapkan pentingnya safety sign berada di tempat kerja bisa membuatmu selamat saat bekerja dan terhindar dari kecelakaan.
kecelakaan alat berat tambang